PSIS Semarang Menggunakan AI Untuk Pertandingan Liga Pertama

PSIS Semarang Menggunakan AI Untuk Pertandingan Liga Pertama

PSIS Semarang Menggunakan AI Untuk Pertandingan Liga Pertama – PSIS Semarang mengklaim sebagai satu-satunya klub di Indonesia yang menerapkan teknologi AI pada pertandingan liga pertama.

PSIS Semarang Menggunakan AI Untuk Pertandingan Liga Pertama

PSIS Semarang Menggunakan AI Untuk Pertandingan Liga Pertama

islschedule – Ini menggunakan kecerdasan buatan untuk menganalisis permainan tim dan permainan di setiap pertandingan kompetitif Liga 1.

1. Teknologi membantu operasional PSIS Semarang

Teknologi AI disediakan oleh PT Internet Mulia Untuk Negeri (NEXA), salah satu perusahaan internet dan solusi digital yang berbasis di Semarang. NEXA resmi berkolaborasi dengan PSIS Semarang selama 1,5 musim. Yakni paruh musim Liga 1 2022/2023 dan musim 2023/2024 berikutnya. NEXA membuat aplikasi yang mengintegrasikan kecerdasan buatan yang berisi data statistik penampilan setiap pemain PSIS Semarang selama kompetisi. Statistik ini dapat digunakan sebagai rekomendasi dan referensi bagi pelatih untuk menentukan strategi dan bentuk pelatihan tim secara umum.

2. Kerja para pendidik lebih efektif dan efisien CEO

PSIS Semarang Yoyok Sukawi mengatakan, kerja sama dengan NEXA menjadi awal langkah PSIS menuju digitalisasi. Salah satunya adalah aplikasi kecerdasan buatan yang dapat menunjang kinerja pelatih dengan membantu menentukan strategi dan pola permainan PSIS Semarang. Dengan demikian, pelatih dapat memilih model latihan yang tepat, efektif, dan efisien sesuai dengan performa pemainnya.

Baca juga : Kesadaran Akan Cedera Dalam Sepak Bola Semakin Meningkat

3. Statistik AI Bantu Pemain Berkembang

Salah satu pemain PSIS Semarang, Carlos Fortes mengaku terkejut dengan penggunaan AI. Dengan teknik statistik ini, performa setiap pemain bisa diketahui lebih akurat untuk dijadikan masukan kepada para pemain agar bisa tampil lebih baik di pertandingan berikutnya. “Tujuan dari kerjasama ini adalah untuk mengembangkan tim menjadi yang terbaik di Liga 1. (Penggunaan kecerdasan buatan) merupakan improvisasi terbaik dalam pemanfaatan teknologi sebaik-baiknya,” akunya.

4. Terdapat sistem barcode di pintu masuk Stadion Jatidiri

Selain menyediakan aplikasi berbasis AI, NEXA juga menyediakan jaringan fiber optic untuk kedua stadion yang digunakan PSIS Semarang. Yakni di Stadion Jatidiri dan Stadion Citarum, fasilitas tersebut juga tersedia di Gym Pemain PSIS Semarang dengan total bandwidth hingga 400 Mbps. Ke depannya, NEXA juga akan menyediakan infrastruktur tiket untuk Stadion Jatidir. Yakni penonton atau suporter bisa membeli tiket pertandingan PSIS Semarang secara online, dan saat memasuki stadion cukup scan barcode tiket tersebut.

Baca juga : Perusahaan Beralkohol Terkemuka Yang Berfokus Pada AI

PSIS resmi bekerjasama dengan NEXA, kembangkan aplikasi berbasis kecerdasan buatan untuk pemain

PT . Mulia Internet for the Nation (NEXA), sebuah perusahaan internet dan solusi digital, telah resmi menggandeng PSIS sebagai mitra resmi solusi internet dan digitalnya. NEXA mengeluarkan investasi besar untuk mengembangkan kebutuhan teknologi Laskar Mahesa Jenar. Salah satunya dengan menyediakan layanan internet melalui infrastruktur jaringan fiber optik eksklusif.

“Kami menyediakan jaringan ke area VIP, konferensi media, ruang ganti pemain, ruang pertandingan resmi seperti wasit, perlengkapan tim di Stadion Jatidir.” Selain menyediakan layanan eksklusif ini ke seluruh wilayah Stadion Citarum, bahkan ketika pemain kebingungan, total bandwidth bersama kami adalah 400 Mbps,” kata CEO NEXA Priyo Suyono.

“Tidak. hanya dengan koneksi internet, kami juga mengembangkan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan Anda melihat dan menganalisis seluruh pemain PSIS Semarang di setiap pertandingan untuk memudahkan staf pelatih memantau perkembangan pertandingan. pemain.” Priyo menambahkan.

Sementara itu, CEO PSIS Yoyok Sukawi mengatakan penggunaan aplikasi berbasis AI merupakan terobosan baru dalam dunia sepak bola. “Aplikasi berbasis AI ini selanjutnya akan melihat detail performa pemain di setiap pertandingan, seperti daya tahan, kecepatan lari, kekuatan pukulan, tinggi lompatan, keseimbangan tubuh dan lain sebagainya,” jelasnya.

Menurut AI milik Yoyok . teknologi, para staf pelatih dapat memperoleh informasi yang lebih akurat sehingga dapat memilih pola latihan yang lebih efisien dan efektif kemudian menciptakan strategi permainan yang baik.